Warung di Bojongsari Depok Diduga Jual Tramadol, Digerebek Warga



Depok||rinews.my.id--Sebuah warung yang diduga menjadi lokasi penjualan obat keras jenis Tramadol digerebek warga di kawasan Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat, pada Minggu (2/8/2026).



Aksi penggerebekan tersebut dilakukan oleh sejumlah warga yang terdiri dari pemuda dan ibu-ibu. Warga mencurigai adanya aktivitas penjualan obat keras yang diduga disalahgunakan dan dinilai meresahkan lingkungan sekitar.



Dalam narasi yang beredar di media sosial, aksi warga tersebut juga dikaitkan dengan ajakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, agar masyarakat aktif melaporkan dugaan peredaran obat keras maupun penyalahgunaannya kepada pihak berwenang.



Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan penjualan Tramadol di lokasi tersebut maupun hasil pemeriksaan terhadap warung yang digerebek. Seluruh dugaan tersebut masih menunggu proses penyelidikan lebih lanjut.



Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Apabila menemukan dugaan peredaran obat keras tanpa izin atau penyalahgunaan obat-obatan, segera laporkan kepada aparat berwenang agar dapat ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku.Lokasi Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat.



HEBOH! Warung di Bojongsari Depok Digerebek Warga, diduga jual obat keras Tramadol, warga Bojongsari yang terdiri dari pemuda dan ibu-ibu langsung gerebek warung pada Minggu (2/8/2026). 


Aksi ini disebut-sebut terinspirasi ajakan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi untuk berani lapor peredaran obat keras.Polisi masih selidiki kasus ini. Warga diimbau jangan main hakim sendiri

Posting Komentar

0 Komentar